Pengelolaan tagihan pelanggan air bersih tidak hanya berkaitan dengan pemakaian air. Dalam praktiknya, pengelola PAM desa juga dapat memiliki biaya tambahan atau tagihan non-air yang perlu dicatat secara teratur. Untuk mempermudah pengelolaan tersebut, aplikasi MeterPAMS menyediakan fitur tagihan non-air yang dapat diterapkan berdasarkan area maupun golongan pelanggan.
1. Tagihan Non-Air Berdasarkan Area
Fitur tagihan non-air per area digunakan ketika biaya tambahan diberlakukan kepada pelanggan berdasarkan wilayah atau area pelayanan tertentu. Misalnya, pengelola PAM desa memiliki biaya kegiatan atau layanan tambahan yang hanya berlaku bagi pelanggan di Area A. Dengan fitur ini, pengelola dapat menetapkan tagihan tersebut untuk pelanggan yang berada di area tersebut tanpa harus memasukkannya satu per satu.
2. Tagihan Non-Air Berdasarkan Golongan
Berbeda dengan sistem berdasarkan area, tagihan non-air per golongan digunakan untuk menetapkan biaya tambahan berdasarkan kategori pelanggan. Pelanggan PAM desa biasanya dapat dikelompokkan berdasarkan karakteristik atau peruntukan layanan tertentu. Dengan fitur pergolongan, pengelola dapat menentukan biaya non-air yang berbeda sesuai dengan golongan pelanggan yang telah ditetapkan.
Sebagai contoh, apabila terdapat biaya tambahan yang hanya dikenakan kepada golongan pelanggan tertentu, pengelola tidak perlu memasukkan biaya tersebut kepada seluruh pelanggan. Sistem dapat digunakan untuk menyesuaikan tagihan berdasarkan golongan yang telah ditentukan.

Melalui perbedaan fungsi antara tagihan non-air per area dan pergolongan, MeterPAMS memberikan pilihan bagi pengelola untuk menerapkan sistem tagihan sesuai dengan kebutuhan pelayanan di masing-masing wilayah.